Senin, 25 April 2011

Nasib Buruh di Dunia Ketiga


Nasib Buruh di Dunia Ketiga

Nasib buruh di dunia ketiga, dimana biaya buruh masih murah dan biaya produksi di negara-negara berkembang masih rendah. Negara berkembang adalah negara yang masyarakatnya masih berpendapatan masih rendah dan lapangan kerja yang masih terbatas. Sehingga upah yang diterima pun masih relatif rendah. mengingat SDM yang dimiliki oleh negara berkembang masih kurang dalam pemberdayaan masyarakatnya. Dengan biaya produksi yang rendah, sehingga akan banyak menarik para investor untuk berinvestasi di negara-negara yang sedang berkembang.
Nasib buruh di dunia ketiga, kebanyakan kurang diperhatikan karena beberapa faktor antara lain adalah SDM yang masih rendah kualitasnya dan lapangan pekerjaan yang terbatas sehingga persaingan dalam duania kerja masih sangat padat. Dari segi penghasilan para buruh didunia ketigapun yang rendah sehingga kesejahteraan buruh masih jauh dari layak.
Di Indonesia yang merupakan salah satu negara yang sedang berkembang dan ketergantungan yang masih tinggi terhadap investor yang menanamkan modalnya di Indonesia. ketergantungan ini yang mengakibatkan pemerintah indonesia sulit mengambil kebijakan yang menguntungkan kedua pihak. hampir kebijakan yang dibuat adalah memihak para investor.
Banyaknya Investor diasing di indonesia, disisi lain dapat menambah pendapatan negara dan disisi lain menyebabkan masalah. sebagai negara berkembang indonesia memiliki ketergantungan dengan investor asing dan insitusi asing agar roda pemerintahan dapat berjalan. dalam posisi seperti ini, indonesia sebagai negara yang sedang berkembang dimana lapangan pekerjaan sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan lapangan pekerjaan yang banyak hanya bisa didapatkan dengan suntikan modal dari para investor, sehingga indonesia akan sulit terlepas dari para investor.
Pada masa pemerintahan soeharto 1997 dimana krisis moneter berubah menjadi krisis ekonomi yang besar yang mengakibatkan banyak perusahaan yang gulung tikar dan para investor mengambil modalnya meninggalkan indonesia. hal ini menyebabkan banyaknya PHK dari perusahaan-perusahaan yang menyebabkan banyaknya pengangguran di indonesia. dengan keadaan seperti itu maka masyarakat memberontak kepada pemerintah, karena beranggapan bahwa pemerintah tidak mampu untuk mengatasi hal tersebut. krisis ini menyebabkan kebrutalan masyarakat dan menurunkan soeharo dari istana negara.
Ketergantungan indonesia pada investor asing bukan hanya terjadi pada masa pemerintahaan soeharto tapi dari pemerintahan soekarno sampai sekarang.

·         Nasib Buruh di Dunia Ketiga
Dengan uapah yang relatif murah dan harus memproduksi barang dengan jumlah yang banyak. jika dihitung maka akan sangat menguntungkan investor. sebagai contoh dengan biaya produksi hanya satu milyar setelah di impor keluar negri para investor akan untung berkali-kali lipat. Dengan keuntungan yang berkali-kali lipat, namun nasib buruh masih jauh dari sejahtera.
banyak peraturan dan kode etik perusahaan yang justru tidak diketahui oleh para buruh. buruh di negar berkembang hanya di jadikan mesin pencetak uang saja. sedangkan untuk hak buruh para pengusaha hanya memberikan sebagian saja. dari segi tunjangan-tunjangan yang merupakan hak para buruh, kebanyakan perusahaan tidak memberikannya. para pengusaha hanya memberikan upah sebagai balas jasa sedangkan tunjangan yang merupakaan hak buruh tidak di berikan.
Di indonesia yang longgar terhadap peraturan tentang buruh, sehingga menyebabkan celah bagi para pengusaha. dari segi kontrol dimana masih banyak buruh yang dibayar dibawah UMR yang telah disepakati bersama antara pemerintah dan pengusaha dan nasib buruh kontrak yang tidak jelas nasibnya. dan buruh lepas yang penghasilanya disesuaikan dengan hasil kerjanya. sehingga nasib buruh di negara-negara berkembang berbeda jauh dengan buruh di negara yang sudah maju.
·         Peran Word Bank pembangunan di indonesia

Sebagai negara berkembang suntikan modal sebagai penggerak roda perekonomian negara sangatlah penting. sehingga pemerintah akan mencari pinjaman agar roda perekonomian akan tetap berjalan. Pencarian pinjaman kepada insitusi pendanaan internasional yang memiliki dana besar akan sangat berbengaruh terhadap perekonomian negara berkembang nantinya. salah satunya adalah word bank.
Word Bank merupakan salah satu insitusi internasional. insitusi ini berperan membantu pendanaan dan moneter negara anggotanya. dan bantuan dari word bank biasanya adalah untuk hal ekonomi. word bank merupakan insitusi internasional yang sangat berpengaruh terhadap negara-negara anggotanya khususnya negara yang sedang berkembang.
Indonesia merupakan salah satu anggota word bank. pada era soeharto indonesia beberapa kali meminjam uang kepada word bank untuk mendanai perekonomia (REPELITA) dan program inipun dianggap berhasil. dan sampai sekarang kitapun masih memilki ketergantungan yang tinggi terhadap insitusi keuangan ini. dalam pembiayaan roda perekonomian pasca krisis moneter. dimana pengangguran di indonesia bertambah banyak. pinjaman dana dari word bank sangat berperan besar terhadap penggerakan roda perekonomian indonesia.
peranan word bank terhadap buruh di indonesia memang besar dalam hal pengadaan lapangan pekerjaan terhadap buruh. namun pengaruh word bank tidaklah menyentuh ke ranah kesejahteraan buruh. buruh masih tetap saja sebagai mesin produksi bagi para kaum modal.

0 komentar:

Poskan Komentar

Senin, 25 April 2011

Nasib Buruh di Dunia Ketiga


Nasib Buruh di Dunia Ketiga

Nasib buruh di dunia ketiga, dimana biaya buruh masih murah dan biaya produksi di negara-negara berkembang masih rendah. Negara berkembang adalah negara yang masyarakatnya masih berpendapatan masih rendah dan lapangan kerja yang masih terbatas. Sehingga upah yang diterima pun masih relatif rendah. mengingat SDM yang dimiliki oleh negara berkembang masih kurang dalam pemberdayaan masyarakatnya. Dengan biaya produksi yang rendah, sehingga akan banyak menarik para investor untuk berinvestasi di negara-negara yang sedang berkembang.
Nasib buruh di dunia ketiga, kebanyakan kurang diperhatikan karena beberapa faktor antara lain adalah SDM yang masih rendah kualitasnya dan lapangan pekerjaan yang terbatas sehingga persaingan dalam duania kerja masih sangat padat. Dari segi penghasilan para buruh didunia ketigapun yang rendah sehingga kesejahteraan buruh masih jauh dari layak.
Di Indonesia yang merupakan salah satu negara yang sedang berkembang dan ketergantungan yang masih tinggi terhadap investor yang menanamkan modalnya di Indonesia. ketergantungan ini yang mengakibatkan pemerintah indonesia sulit mengambil kebijakan yang menguntungkan kedua pihak. hampir kebijakan yang dibuat adalah memihak para investor.
Banyaknya Investor diasing di indonesia, disisi lain dapat menambah pendapatan negara dan disisi lain menyebabkan masalah. sebagai negara berkembang indonesia memiliki ketergantungan dengan investor asing dan insitusi asing agar roda pemerintahan dapat berjalan. dalam posisi seperti ini, indonesia sebagai negara yang sedang berkembang dimana lapangan pekerjaan sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan lapangan pekerjaan yang banyak hanya bisa didapatkan dengan suntikan modal dari para investor, sehingga indonesia akan sulit terlepas dari para investor.
Pada masa pemerintahan soeharto 1997 dimana krisis moneter berubah menjadi krisis ekonomi yang besar yang mengakibatkan banyak perusahaan yang gulung tikar dan para investor mengambil modalnya meninggalkan indonesia. hal ini menyebabkan banyaknya PHK dari perusahaan-perusahaan yang menyebabkan banyaknya pengangguran di indonesia. dengan keadaan seperti itu maka masyarakat memberontak kepada pemerintah, karena beranggapan bahwa pemerintah tidak mampu untuk mengatasi hal tersebut. krisis ini menyebabkan kebrutalan masyarakat dan menurunkan soeharo dari istana negara.
Ketergantungan indonesia pada investor asing bukan hanya terjadi pada masa pemerintahaan soeharto tapi dari pemerintahan soekarno sampai sekarang.

·         Nasib Buruh di Dunia Ketiga
Dengan uapah yang relatif murah dan harus memproduksi barang dengan jumlah yang banyak. jika dihitung maka akan sangat menguntungkan investor. sebagai contoh dengan biaya produksi hanya satu milyar setelah di impor keluar negri para investor akan untung berkali-kali lipat. Dengan keuntungan yang berkali-kali lipat, namun nasib buruh masih jauh dari sejahtera.
banyak peraturan dan kode etik perusahaan yang justru tidak diketahui oleh para buruh. buruh di negar berkembang hanya di jadikan mesin pencetak uang saja. sedangkan untuk hak buruh para pengusaha hanya memberikan sebagian saja. dari segi tunjangan-tunjangan yang merupakan hak para buruh, kebanyakan perusahaan tidak memberikannya. para pengusaha hanya memberikan upah sebagai balas jasa sedangkan tunjangan yang merupakaan hak buruh tidak di berikan.
Di indonesia yang longgar terhadap peraturan tentang buruh, sehingga menyebabkan celah bagi para pengusaha. dari segi kontrol dimana masih banyak buruh yang dibayar dibawah UMR yang telah disepakati bersama antara pemerintah dan pengusaha dan nasib buruh kontrak yang tidak jelas nasibnya. dan buruh lepas yang penghasilanya disesuaikan dengan hasil kerjanya. sehingga nasib buruh di negara-negara berkembang berbeda jauh dengan buruh di negara yang sudah maju.
·         Peran Word Bank pembangunan di indonesia

Sebagai negara berkembang suntikan modal sebagai penggerak roda perekonomian negara sangatlah penting. sehingga pemerintah akan mencari pinjaman agar roda perekonomian akan tetap berjalan. Pencarian pinjaman kepada insitusi pendanaan internasional yang memiliki dana besar akan sangat berbengaruh terhadap perekonomian negara berkembang nantinya. salah satunya adalah word bank.
Word Bank merupakan salah satu insitusi internasional. insitusi ini berperan membantu pendanaan dan moneter negara anggotanya. dan bantuan dari word bank biasanya adalah untuk hal ekonomi. word bank merupakan insitusi internasional yang sangat berpengaruh terhadap negara-negara anggotanya khususnya negara yang sedang berkembang.
Indonesia merupakan salah satu anggota word bank. pada era soeharto indonesia beberapa kali meminjam uang kepada word bank untuk mendanai perekonomia (REPELITA) dan program inipun dianggap berhasil. dan sampai sekarang kitapun masih memilki ketergantungan yang tinggi terhadap insitusi keuangan ini. dalam pembiayaan roda perekonomian pasca krisis moneter. dimana pengangguran di indonesia bertambah banyak. pinjaman dana dari word bank sangat berperan besar terhadap penggerakan roda perekonomian indonesia.
peranan word bank terhadap buruh di indonesia memang besar dalam hal pengadaan lapangan pekerjaan terhadap buruh. namun pengaruh word bank tidaklah menyentuh ke ranah kesejahteraan buruh. buruh masih tetap saja sebagai mesin produksi bagi para kaum modal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants for single moms