Rabu, 27 April 2011

John Dewey


John Dewey dilahirkan di Burlington Amerika pada tanggal 20 Oktober tahun 1859 M, dan meninggal 1 Juni 1952 M, di New York. Sesudah mendapat diploma ujian kandidat, ia 2 tahun menjadi guru  (1879). Tiga tahun kemudian ia menjadi mahasiswa lagi dan mendapat gelar doctor dalam filsafat (1884). Ia diangkat menjadi dosen lalu asisten professor dan kemudian professor di Michingan. Sebagai professor dalam filsafat di Chicago, ia memimpin juga  dibidang Pedagogik dan mendirikan suatu sekolah percobaan untuk menguji dan mempraktekkan teorinya. Sepuluh tahun ia bekerja keras pada universitas ini dan mengumpulkan serta mendidik orang-orang yang akan meneruskan cita-citanya. Pada tahun 1904 sampai 1931 ia bekerja pada Universitas Columbia di New York, disamping memberikan kuliah filsafat ia juga sering di undang oleh berbagai negara untuk memberikan kuliah, seperti : Jepang, China, Turki, Mexico, Rusia, dan Inggris. Dan pada usianya yang ke-93 ia meninggal dunia pada tahun 1952.
Pengaruh Darwinsme dalam Filosofi 1909
"Origin of Species" Sebuah Buku buku karya Darwin yang memperkenalkan dan merubah cara berfikir yang pada akhirnya pasti untuk mengubah logika pengetahuan dan karena itu terjadi perubahan moral, politik, dan Agama.  "Origin of Species" yang menimbulkan kontraversi antara kelompok sains dan teoliogi. pertimbangan agama dapat menjadi kontroversi, tapi mereka tidak mengontroversinya, secara intelektual, Emosi agama tidak kreatif namun konservatif. menurut kaum sains untuk mengetahui asal-usul dan makna harus dicari dalam sains dan filsafat, tidak dalam agama.
Didalam "Origin of Species" darwin memperkenalkan gagasan klasik spesies dilakukan dengan ide tujuan. Dalam segala bentuk hidup, jenis tertentu hadir memimpin dalam tahap awal pertumbuhan realisasi kesempurnaan sendiri. Karena ini prinsip tujuan regulatif yang tidak terlihat oleh indera, maka hal itu harus menjadi kekuatan yang ideal atau rasional. Prinsip Darwin dalam seleksi alam diSanggah langsung oleh (Hostile, Asa Gray) Jika semua adaptasi organik karena hanya untuk variasi konstan dan penghapusan dari variasi yang berbahaya dalam perjuangan untuk eksistensi yang disebabkan oleh reproduksi yang berlebihan, tidak ada panggilan untuk kausal kekuatan cerdas sebelum merencanakan dan mentakdirkan mereka.
Logika filsafat klasik yang tetapkan Darwin bahwa hidup harus memiliki kualitas tertentu dan nilai-nilai yang didapatkanya dari pengalaman. Akhirnya, logika baru memperkenalkan tanggung jawab ke dalam kehidupan intelektual. Untuk menjunjung tinggi dan merasionalisasi alam semesta pada umumnya setelah semua pengakuan ketidakmampuan untuk menguasai kemampuan khusus hal-hal yang menjadi perhatian kita.  Tapi kalau wawasan ke dalam kondisi nilai spesifik dan menjadi konsekuensi ide spesifik mungkin, filsafat harus menemukan metode dan menafsirkan lebih serius dari konflik yang terjadi dalam hidup, dan metode untuk memproyeksikan cara untuk berurusan dengan mereka: metode diagnosis moral dan politik dan prognosis. Dalam pemikiran kontemporer pertanyaan lama, tergesa-gesa metode baru, niat baru, masalah baru, adalah salah satu dipengaruhi oleh revolusi ilmiah yang ditemukan klimaksnya dalam "Origin of Species."
Pilihan dari Publik dan permasalahan 1927
John Dewey memformulasikan pemikiran politik Demokrasi dalam rangka melihat komunitas. Demokrasi bukanlah alternatif untuk prinsip lain dari kehidupan. Hal tersebut adalah ide dari kehidupan komunitas itu sendiri. Pemikiran ideal dari komunitas saat ini adalah fase aktual dari asosiasi kehidupan demana mereka bebas dari elemen-elemen pembatas, dan dan memikirkan memiliki batas mereka mencapai pembangunan. Dimana ada sesewatu yang dihargai sebagai konsekuensi baik oleh semua orang tunggal yang mengambil bagian di dalamnya, dan di mana realisasi yang baik.
Menurut Dewey didalam Demokrasi harus ada persaudaraan, kebebasan dan kesetaraan. Persaudaraan adalah adanya penghargaan oleh masing-masing individu. kebebasaan merupakan kemerdekaan terhadap ikatan sosial yang terhindar dari anarki. dan kesetaraan merupakan cerminan bahwa masyarakat telah memperoleh hak sebagai warga negara. Adanya organisasi (Negara) untuk menciptakan masyarakat, dan organisasi ini berbentuk fisik dan organik. sementara kehidupan komunal adalah moral, yaitu emosional, intelektual, secara sadar dan berkelanjutan. baik secara langsung atau tidak individu akan bergabung menjadi komunitas yang memiliki keinginan dan tujuan.
Dengan terbentuk komunitas, maka perlu adanya koordinasi, karena tanpa koordinasi hanya sekedar muncul, akan mengakibatkan proses kebetulan saja. Disisi lain juga perlu adanya badan penyenyelidikan masyarakat. Dan perlu adanya pemikiran informasi dan memutuskan pelaksanaan di publik sebagaimana distribusi pengetahuan yang dapat membuat tekanan efektif dari anggota publik. dewey lebih menekankan demokrasi pada implementasinya sehingga yang timbul bukan demokrasi utopis.
Critical Review Artikel John Dewey
"Origin of Species" sebuah buku karya C. Darwin yang membawa pengaruh besar terhadap cara berfikir manusia. dan memiliki peran yang besar terhadap kemajuan ilmu filsafat. darwin memperkenalkan cara berpikir ilmiah. Revolusi ilmiah yang ditemukan klimaksnya dalam "Origin of Species." John Dewey memformulasikan pemikiran politik Demokrasi dalam rangka melihat komunitas. Dimana dewey lebih melihat demokrasi dari sisi implementasisinya, bukan sebuah demokrasi yang Utopis, atau demokrasi konsepsi saja.
Pemikiran darwin tentang teori seleksi alam, membawa perdebatan pro-kontra antara kaum sains dan teologi. Namun berkat teori seleksi alam yang diperkenalkan oleh darwin, baik dunia filsafat ataupun pengetahuan alam berkembang. darwin dalam bukunya  "Origin of Species" yang memperkenalkan metode ilmiah dalam meneliti sesewatu kejadian. darwin pula memperkenalkan sebuah logika filsafat klasik yang tetapkan Darwin bahwa hidup harus memiliki kualitas tertentu dan nilai-nilai yang didapatkanya dari pengalaman. Akhirnya, logika baru memperkenalkan tanggung jawab ke dalam kehidupan intelektual.
Menurut John Dewey demokrasi bukan hanya sekedar kebebasan dalam tindakan, Namun terutama kebebasan kecerdasan (freedom of intelligence). Oleh karena itu komitmen demokrasi untuk membebasan kecerdasan lebih fundamental daripada kebebasan dalam bertindak. Kebebasan kecerdasan hanya dapat tercapai apabila adanya distribusi yang merata di dalam masyarakat. dalam hal ini baik pemerintah maupun masyarakat dituntuk secara aktif dalam penciptaan kebebasan kecerdasan, karena tanpa adanya peran dari pemerintah dan masyarakat maka kebebasan kecerdasan tidak akan merata.
Dalam pemikiran john Dewey didalam Demokrasi harus ada persaudaraan, kebebasan dan kesetaraan. Persaudaraan adalah adanya penghargaan oleh masing-masing individu. kebebasaan merupakan kemerdekaan terhadap ikatan sosial yang terhindar dari anarki. Dan kesetaraan merupakan cerminan bahwa masyarakat telah memperoleh hak sebagai warga negara. Namun untuk mewujudkan persaudaraan (Kesatuan), kebebasan, dan kesetaraan yang sama terhadap masyarakat, hal tersebut akan sangat sulit untuk tercapai jika kita melihat terhadap karakter individu dan kelompok yang sama-sama ingin menunjukan exsistensinya sebagai masyarat sehingga sifat kelompokisme secara tidak langsung ada dalam masing-masing kelompok sehingga akan sulit mewujudkan persaudaraan dan kebebasan, apalagi jika demokrasi itu di terapkan di negara yang plural. dari segi kebebasan, apakah kebebasaan yang diberikan kepada kelompok merupakan kebebasaan yang bertanggung jawab dan tidak merugikan orang lain, kelompok atau organisasi. Semua hal tersebut baru akan terlaksana apabila sebuah organisasi (Negara) memiliki peraturan yang tegas, SDM pemerintah yang bersih dan peran serta masyarakat dalam mewujudkan demokrasi.
Nama John Dewey sangat tepat bila diingat dengan sesuatu yang berhubungan dengan banyak pemikiran pergerakan dalam sejarah Amerika. Dalam Artitel pengaruh Darwinsme dalam filsafat merupakan cerminan bahwa dewey merupakan seorang yang lebih mengedepankan logika, pemikiran yang ilmiah, dan lebih melihat sesewatu pada implementasi.


0 komentar:

Poskan Komentar

Rabu, 27 April 2011

John Dewey


John Dewey dilahirkan di Burlington Amerika pada tanggal 20 Oktober tahun 1859 M, dan meninggal 1 Juni 1952 M, di New York. Sesudah mendapat diploma ujian kandidat, ia 2 tahun menjadi guru  (1879). Tiga tahun kemudian ia menjadi mahasiswa lagi dan mendapat gelar doctor dalam filsafat (1884). Ia diangkat menjadi dosen lalu asisten professor dan kemudian professor di Michingan. Sebagai professor dalam filsafat di Chicago, ia memimpin juga  dibidang Pedagogik dan mendirikan suatu sekolah percobaan untuk menguji dan mempraktekkan teorinya. Sepuluh tahun ia bekerja keras pada universitas ini dan mengumpulkan serta mendidik orang-orang yang akan meneruskan cita-citanya. Pada tahun 1904 sampai 1931 ia bekerja pada Universitas Columbia di New York, disamping memberikan kuliah filsafat ia juga sering di undang oleh berbagai negara untuk memberikan kuliah, seperti : Jepang, China, Turki, Mexico, Rusia, dan Inggris. Dan pada usianya yang ke-93 ia meninggal dunia pada tahun 1952.
Pengaruh Darwinsme dalam Filosofi 1909
"Origin of Species" Sebuah Buku buku karya Darwin yang memperkenalkan dan merubah cara berfikir yang pada akhirnya pasti untuk mengubah logika pengetahuan dan karena itu terjadi perubahan moral, politik, dan Agama.  "Origin of Species" yang menimbulkan kontraversi antara kelompok sains dan teoliogi. pertimbangan agama dapat menjadi kontroversi, tapi mereka tidak mengontroversinya, secara intelektual, Emosi agama tidak kreatif namun konservatif. menurut kaum sains untuk mengetahui asal-usul dan makna harus dicari dalam sains dan filsafat, tidak dalam agama.
Didalam "Origin of Species" darwin memperkenalkan gagasan klasik spesies dilakukan dengan ide tujuan. Dalam segala bentuk hidup, jenis tertentu hadir memimpin dalam tahap awal pertumbuhan realisasi kesempurnaan sendiri. Karena ini prinsip tujuan regulatif yang tidak terlihat oleh indera, maka hal itu harus menjadi kekuatan yang ideal atau rasional. Prinsip Darwin dalam seleksi alam diSanggah langsung oleh (Hostile, Asa Gray) Jika semua adaptasi organik karena hanya untuk variasi konstan dan penghapusan dari variasi yang berbahaya dalam perjuangan untuk eksistensi yang disebabkan oleh reproduksi yang berlebihan, tidak ada panggilan untuk kausal kekuatan cerdas sebelum merencanakan dan mentakdirkan mereka.
Logika filsafat klasik yang tetapkan Darwin bahwa hidup harus memiliki kualitas tertentu dan nilai-nilai yang didapatkanya dari pengalaman. Akhirnya, logika baru memperkenalkan tanggung jawab ke dalam kehidupan intelektual. Untuk menjunjung tinggi dan merasionalisasi alam semesta pada umumnya setelah semua pengakuan ketidakmampuan untuk menguasai kemampuan khusus hal-hal yang menjadi perhatian kita.  Tapi kalau wawasan ke dalam kondisi nilai spesifik dan menjadi konsekuensi ide spesifik mungkin, filsafat harus menemukan metode dan menafsirkan lebih serius dari konflik yang terjadi dalam hidup, dan metode untuk memproyeksikan cara untuk berurusan dengan mereka: metode diagnosis moral dan politik dan prognosis. Dalam pemikiran kontemporer pertanyaan lama, tergesa-gesa metode baru, niat baru, masalah baru, adalah salah satu dipengaruhi oleh revolusi ilmiah yang ditemukan klimaksnya dalam "Origin of Species."
Pilihan dari Publik dan permasalahan 1927
John Dewey memformulasikan pemikiran politik Demokrasi dalam rangka melihat komunitas. Demokrasi bukanlah alternatif untuk prinsip lain dari kehidupan. Hal tersebut adalah ide dari kehidupan komunitas itu sendiri. Pemikiran ideal dari komunitas saat ini adalah fase aktual dari asosiasi kehidupan demana mereka bebas dari elemen-elemen pembatas, dan dan memikirkan memiliki batas mereka mencapai pembangunan. Dimana ada sesewatu yang dihargai sebagai konsekuensi baik oleh semua orang tunggal yang mengambil bagian di dalamnya, dan di mana realisasi yang baik.
Menurut Dewey didalam Demokrasi harus ada persaudaraan, kebebasan dan kesetaraan. Persaudaraan adalah adanya penghargaan oleh masing-masing individu. kebebasaan merupakan kemerdekaan terhadap ikatan sosial yang terhindar dari anarki. dan kesetaraan merupakan cerminan bahwa masyarakat telah memperoleh hak sebagai warga negara. Adanya organisasi (Negara) untuk menciptakan masyarakat, dan organisasi ini berbentuk fisik dan organik. sementara kehidupan komunal adalah moral, yaitu emosional, intelektual, secara sadar dan berkelanjutan. baik secara langsung atau tidak individu akan bergabung menjadi komunitas yang memiliki keinginan dan tujuan.
Dengan terbentuk komunitas, maka perlu adanya koordinasi, karena tanpa koordinasi hanya sekedar muncul, akan mengakibatkan proses kebetulan saja. Disisi lain juga perlu adanya badan penyenyelidikan masyarakat. Dan perlu adanya pemikiran informasi dan memutuskan pelaksanaan di publik sebagaimana distribusi pengetahuan yang dapat membuat tekanan efektif dari anggota publik. dewey lebih menekankan demokrasi pada implementasinya sehingga yang timbul bukan demokrasi utopis.
Critical Review Artikel John Dewey
"Origin of Species" sebuah buku karya C. Darwin yang membawa pengaruh besar terhadap cara berfikir manusia. dan memiliki peran yang besar terhadap kemajuan ilmu filsafat. darwin memperkenalkan cara berpikir ilmiah. Revolusi ilmiah yang ditemukan klimaksnya dalam "Origin of Species." John Dewey memformulasikan pemikiran politik Demokrasi dalam rangka melihat komunitas. Dimana dewey lebih melihat demokrasi dari sisi implementasisinya, bukan sebuah demokrasi yang Utopis, atau demokrasi konsepsi saja.
Pemikiran darwin tentang teori seleksi alam, membawa perdebatan pro-kontra antara kaum sains dan teologi. Namun berkat teori seleksi alam yang diperkenalkan oleh darwin, baik dunia filsafat ataupun pengetahuan alam berkembang. darwin dalam bukunya  "Origin of Species" yang memperkenalkan metode ilmiah dalam meneliti sesewatu kejadian. darwin pula memperkenalkan sebuah logika filsafat klasik yang tetapkan Darwin bahwa hidup harus memiliki kualitas tertentu dan nilai-nilai yang didapatkanya dari pengalaman. Akhirnya, logika baru memperkenalkan tanggung jawab ke dalam kehidupan intelektual.
Menurut John Dewey demokrasi bukan hanya sekedar kebebasan dalam tindakan, Namun terutama kebebasan kecerdasan (freedom of intelligence). Oleh karena itu komitmen demokrasi untuk membebasan kecerdasan lebih fundamental daripada kebebasan dalam bertindak. Kebebasan kecerdasan hanya dapat tercapai apabila adanya distribusi yang merata di dalam masyarakat. dalam hal ini baik pemerintah maupun masyarakat dituntuk secara aktif dalam penciptaan kebebasan kecerdasan, karena tanpa adanya peran dari pemerintah dan masyarakat maka kebebasan kecerdasan tidak akan merata.
Dalam pemikiran john Dewey didalam Demokrasi harus ada persaudaraan, kebebasan dan kesetaraan. Persaudaraan adalah adanya penghargaan oleh masing-masing individu. kebebasaan merupakan kemerdekaan terhadap ikatan sosial yang terhindar dari anarki. Dan kesetaraan merupakan cerminan bahwa masyarakat telah memperoleh hak sebagai warga negara. Namun untuk mewujudkan persaudaraan (Kesatuan), kebebasan, dan kesetaraan yang sama terhadap masyarakat, hal tersebut akan sangat sulit untuk tercapai jika kita melihat terhadap karakter individu dan kelompok yang sama-sama ingin menunjukan exsistensinya sebagai masyarat sehingga sifat kelompokisme secara tidak langsung ada dalam masing-masing kelompok sehingga akan sulit mewujudkan persaudaraan dan kebebasan, apalagi jika demokrasi itu di terapkan di negara yang plural. dari segi kebebasan, apakah kebebasaan yang diberikan kepada kelompok merupakan kebebasaan yang bertanggung jawab dan tidak merugikan orang lain, kelompok atau organisasi. Semua hal tersebut baru akan terlaksana apabila sebuah organisasi (Negara) memiliki peraturan yang tegas, SDM pemerintah yang bersih dan peran serta masyarakat dalam mewujudkan demokrasi.
Nama John Dewey sangat tepat bila diingat dengan sesuatu yang berhubungan dengan banyak pemikiran pergerakan dalam sejarah Amerika. Dalam Artitel pengaruh Darwinsme dalam filsafat merupakan cerminan bahwa dewey merupakan seorang yang lebih mengedepankan logika, pemikiran yang ilmiah, dan lebih melihat sesewatu pada implementasi.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants for single moms